JAKARTA – IBN – Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) Universitas Hang Tuah (UHT) memperkuat kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih.

Kegiatan yang berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di Jakarta tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
FTIK UHT diwakili Dekan FTIK, Prof. Dr. Nurul Rosana, S.Pi., M.T. Keterlibatan tersebut menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya pengembangan kawasan nelayan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kawasan nelayan menjadi lebih tertata, produktif, dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, program ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, hingga mitra pembangunan.
Sebagai perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang teknik dan ilmu kelautan, FTIK UHT memiliki potensi untuk berkontribusi melalui kajian teknis, pengembangan teknologi, penelitian terapan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan tangkap.
Dekan FTIK UHT, Prof. Dr. Nurul Rosana, S.Pi., M.T., mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi akademik dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
“FTIK Universitas Hang Tuah siap mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih melalui kolaborasi akademik, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kontribusi sumber daya manusia yang kompeten. Kami berharap sinergi dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kawasan nelayan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Penguatan kerja sama ini diharapkan membuka peluang kolaborasi lebih luas, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan sektor perikanan tangkap.
Melalui sinergi tersebut, FTIK UHT menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan maritim nasional. Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah diharapkan dapat mendukung terwujudnya kawasan nelayan yang maju, produktif, dan berkelanjutan.