Cetak Apoteker Profesional dan Inovatif, UHT Dorong Penguatan Industri Farmasi Nasional

PENDIDIKAN

SURABAYA – IBN‘- Sebanyak 36 mahasiswa mengikuti Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Apoteker Periode IV Fakultas Farmasi Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Selasa (20/10/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Dana Farmasi UHT dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi UHT, Prof. Dr. apt. Suko Hardjono, M.S.

Rektor UHT, Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya mendorong para apoteker baru agar tidak hanya menjadi tenaga profesional di bidang kefarmasian, tetapi juga berani berinovasi untuk mendukung kemandirian industri farmasi nasional.

Avando menyampaikan bahwa pengambilan sumpah apoteker bukanlah akhir dari perjuangan pendidikan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuka peluang luas bagi profesi apoteker. Peran apoteker tidak hanya terbatas pada pelayanan obat di apotek dan rumah sakit, tetapi juga mencakup penelitian dan pengembangan obat, industri farmasi, pengawasan mutu, distribusi, pendidikan, serta inovasi teknologi kesehatan.

“Jangan hanya mempersiapkan diri untuk bekerja dalam industri farmasi yang sudah ada. Persiapkan pula kemampuan untuk ikut menciptakan inovasi yang akan menentukan masa depan industri farmasi Indonesia,” pesan Avando.

Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia farmasi yang mampu berkontribusi dalam penemuan kandidat obat baru, pengembangan formulasi, teknologi penghantaran obat, serta peningkatan mutu produksi. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara apoteker, dokter, peneliti, industri, dan berbagai lembaga terkait.

Avando juga mengingatkan para apoteker agar mampu beradaptasi dengan perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang mulai dimanfaatkan dalam penemuan obat, analisis interaksi obat, dan dukungan pengambilan keputusan klinis.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan integritas, empati, dan tanggung jawab moral. Teknologi dapat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi keselamatan pasien dan nilai kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas.

Selain kompetensi dan inovasi, Rektor UHT menekankan pentingnya peran apoteker dalam menjawab tantangan pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat pesisir, pulau-pulau kecil, dan wilayah terpencil.

Sebagai lulusan perguruan tinggi yang memiliki jati diri kemaritiman, para apoteker UHT diharapkan mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Avando menitipkan tiga pesan kepada para apoteker baru, yakni menjaga integritas dan kehormatan profesi, tidak pernah berhenti belajar dan berinovasi, serta menghadirkan nilai kemanusiaan dalam setiap pengabdian.

“Ilmu pengetahuan menjadikan Saudara seorang apoteker. Kompetensi menjadikan Saudara seorang profesional. Tetapi integritas dan kepedulian terhadap sesamalah yang akan menjadikan Saudara seorang apoteker yang benar-benar dipercaya dan dihormati,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi UHT, Prof. Dr. apt. Suko Hardjono, M.S., menyampaikan bahwa pengambilan sumpah apoteker merupakan momen membanggakan, bukan hanya bagi para lulusan, tetapi juga keluarga dan seluruh sivitas akademika Universitas Hang Tuah.

Suko berpesan agar para apoteker senantiasa menjunjung tinggi almamater dan menjaga nama baik universitas di mana pun mereka bertugas. Ia berharap para lulusan mampu menerapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan secara profesional, bertanggung jawab, serta sesuai dengan etika profesi.

“Selamat mengabdi di tengah masyarakat. Junjung tinggi almamater, jaga nama baik Universitas Hang Tuah, serta berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian pesan Dekan Fakultas Farmasi UHT.

Pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap 36 mahasiswa tersebut menjadi momentum penting bagi Fakultas Farmasi UHT dalam menyiapkan tenaga profesional yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *