SURABAYA — IBN- Universitas Hang Tuah (UHT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Sebagai bentuk dukungan terhadap tiga tim mahasiswa yang berhasil melaju ke ajang nasional Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026, UHT menyerahkan dana hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Belmawa Kemdiktisaintek kepada perwakilan masing-masing tim.

Penyerahan dana hibah berlangsung di lingkungan kampus Universitas Hang Tuah dan dilakukan secara langsung oleh Wakil Rektor III UHT, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si.(Han)., M.Tr.Opsla. Kegiatan tersebut disaksikan Kepala Biro Kemahasiswaan Kemaritiman dan Alumni (BKKA) UHT, Budi Priyono, S.Sos., M.M., serta para dosen pembimbing, yakni Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S.Pi., M.Si., M.H., yang membimbing tim Eco Hycro dan Reefsurveyor, serta apt. Nurul Damayanti, M.Farm., pembimbing tim EGGSTRA.
Ketiga tim tersebut dinyatakan layak menerima pendanaan setelah melewati tahapan monitoring dan evaluasi (monev) dengan hasil yang baik. Dukungan pendanaan ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan usaha, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta mematangkan persiapan mahasiswa dalam menghadapi KMI Expo 2026.
Tim Eco Hycro mengembangkan pupuk cair organik bernutrisi tinggi berbahan eceng gondok untuk mendukung pertanian perkotaan atau urban farming yang ramah lingkungan. Usaha yang masuk kategori budidaya tahap bertumbuh ini memperoleh total pendanaan P2MW sebesar Rp16.000.000. Judul Usaha: Pupuk Cair Organik dari Eceng Gondok Tinggi Nutrisi untuk Pengembangan Urban Farming dengan dosen Pembimbing: Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S.Pi, M.Si., MH.
Sementara itu, tim Reefsurveyor bergerak di bidang jasa, pariwisata, dan perdagangan melalui inovasi layanan survei terumbu karang yang cepat dan berakurasi tinggi. Usaha yang masuk kategori jasa, pariwisata, dan perdagangan berbasis teknologi ini ditujukan untuk mendukung pemetaan dan pemantauan kondisi terumbu karang secara efisien, sekaligus menunjang upaya konservasi laut dan pengembangan pariwisata bahari. Tim yang berada pada tahap awal atau start-up ini memperoleh total pendanaan sebesar Rp8.000.000. Judul Usaha: Jasa Survei Terumbu Karang yang Cepat dan Berakurasi Tinggi dengan dosen Pembimbing: Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S.Pi, M.Si., MH.
Adapun tim EGGSTRA mengembangkan produk minuman fungsional berupa susu kesehatan dengan pemanfaatan kalsium alami dari limbah cangkang telur sebagai alternatif sumber kalsium harian. Usaha yang masuk kategori di bidang makanan dan minuman yang telah memasuki tahap bertumbuh tersebut memperoleh total pendanaan sebesar Rp15.350.000. Judul Usaha: Susu Kesehatan Alternatif Pengganti Kalsium Harian dari Bahan Alami Cangkang Telur dengan dosen pembimbing: apt. Nurul Damayanti, M.Farm.
Dukungan terhadap pengembangan kewirausahaan mahasiswa juga diwujudkan melalui berbagai program pendampingan yang dilaksanakan UHT melalui BKKA. Bentuk dukungan in-kind diberikan melalui pelatihan dan lokakarya dengan menghadirkan narasumber dari kegiatan Belmawa, pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia mahasiswa, serta penyediaan fasilitas dan tempat untuk menunjang aktivitas kewirausahaan.
Selain dukungan tersebut, UHT memberikan bantuan dana internal sebesar Rp2.000.000 kepada setiap tim yang lolos pendanaan P2MW. Universitas juga memberikan penghargaan sebesar Rp3.000.000 per tim kepada mahasiswa penerima pendanaan dan Rp1.000.000 per tim kepada dosen pendamping atau pembimbing.
Komitmen pengembangan kewirausahaan turut diperkuat melalui program pendanaan internal UHT sebesar Rp4.000.000 per tim setiap tahun. Program ini ditujukan bagi kelompok mahasiswa yang belum berhasil memperoleh pendanaan P2MW, sehingga mereka tetap memiliki kesempatan memperkuat model bisnis, meningkatkan kesiapan usaha, dan mempersiapkan diri untuk mengikuti program P2MW pada tahun berikutnya.
Melalui dukungan pendanaan, pendampingan dosen, pelatihan, dan program penguatan usaha tersebut, Universitas Hang Tuah berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengembangkan ide kreatif menjadi usaha yang berkelanjutan, tetapi juga memiliki daya saing dan kesiapan untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Ketiga tim yang akan berlaga di KMI Expo 2026 diharapkan dapat memanfaatkan dukungan yang diberikan secara optimal dan akuntabel, mengembangkan inovasi masing-masing, serta membawa nama Universitas Hang Tuah meraih prestasi di tingkat nasional.