SURABAYA, IBN – 31 Agustus 2026 – Universitas Hang Tuah (UHT) terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang komunikasi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Desain Grafis dan Video Editing yang digelar pada Senin (31/8/2026) bertempat di Ruang Seminar Gedung Rektorat Universitas Hang Tuah.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Hang Tuah. Pelatihan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengolah informasi menjadi konten visual yang kreatif, menarik, informatif, dan sesuai dengan identitas institusi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Komunikasi dan Informasi Universitas Hang Tuah, Dr. Arif Winarno, S.T., M.T., CISHR. Selanjutnya, acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Dr. Widyastuti, drg., Sp.Perio., Wakil Rektor III Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si(Han)., M.Tr.Opsla., jajaran pimpinan, panitia, narasumber, instruktur, serta peserta pelatihan dari berbagai fakultas di lingkungan UHT.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hang Tuah menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut kemampuan komunikasi yang tidak hanya mengandalkan kata-kata, tetapi juga membutuhkan penyajian pesan secara visual, kreatif, menarik, dan mudah dipahami.
“Desain grafis dan video editing telah menjadi keterampilan penting dalam komunikasi, pendidikan, promosi, publikasi, serta penguatan citra institusi,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa setiap karya visual dan video yang dipublikasikan membawa nama institusi. Oleh karena itu, kreativitas perlu berjalan beriringan dengan ketepatan informasi, etika komunikasi, konsistensi identitas visual, serta tanggung jawab terhadap karya yang dihasilkan.
Rektor juga berharap peserta tidak hanya menguasai penggunaan perangkat lunak, tetapi mampu memahami prinsip desain, kekuatan cerita, ketepatan dalam memilih pesan, serta karakteristik audiens.

“Teknologi hanyalah alat. Nilai sebuah karya tetap ditentukan oleh kreativitas, kepekaan, kedisiplinan, dan kemampuan menyampaikan pesan secara bermakna,” tegasnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai video editing untuk konten TikTok yang disampaikan oleh Shafira. Sementara materi desain grafis disampaikan oleh Nerry Supanji.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan teknis sekaligus memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghasilkan konten digital yang efektif. Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan publikasi dan komunikasi masing-masing fakultas serta memperkuat citra Universitas Hang Tuah di ruang digital.
Rektor berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta mampu menghasilkan konten yang lebih kreatif, profesional, informatif, dan tetap selaras dengan jati diri Universitas Hang Tuah sebagai kampus maritim yang unggul.
Pelatihan Desain Grafis dan Video Editing kemudian secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi peserta sekaligus mendukung kemajuan komunikasi dan publikasi Universitas Hang Tuah di era digital.
(***)