JAKARTA – infoberitanews.com– Universitas Hang Tuah (UHT) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan inovasi dan kekayaan intelektual melalui kesempatan mengikuti sesi Pitching (Business Matching) dalam rangkaian Indonesia Patent Business Forum (IPBF) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, UHT diwakili oleh Ketua Sentra Kekayaan Intelektual (KI), Prof. Dr. Noengki Prameswari, drg., M.Kes., yang mempresentasikan potensi paten dengan judul invensi “Nano Gamat: Inovasi Suplemen Kolagen Laut Indonesia untuk Kesehatan Tulang” kepada mitra industri dan investor.
Kesempatan Pitching (Business Matching) ini menjadi salah satu tahapan strategis dalam memperkenalkan hasil invensi perguruan tinggi kepada dunia industri. Melalui forum tersebut, inventor atau perwakilan perguruan tinggi memperoleh ruang untuk memaparkan potensi inovasi, sekaligus membuka peluang penjajakan kerja sama dalam pengembangan dan komersialisasi paten.
Inovasi Nano Gamat mengangkat potensi sumber daya kelautan Indonesia sebagai bahan pengembangan produk suplemen kolagen yang diarahkan untuk mendukung kesehatan tulang. Pengembangan invensi ini sekaligus memperlihatkan peluang pemanfaatan kekayaan sumber daya maritim melalui riset dan inovasi berbasis teknologi.

Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kesempatan mempresentasikan potensi paten kepada mitra industri dan investor merupakan langkah penting dalam mendorong hasil penelitian perguruan tinggi agar memiliki nilai tambah dan manfaat yang lebih luas.
“Universitas Hang Tuah terus mendorong lahirnya inovasi yang berdaya guna dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial. Kami berharap kesempatan ini dapat membuka peluang kolaborasi dengan dunia industri sehingga hasil riset sivitas akademika dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Partisipasi dalam sesi Pitching (Business Matching) IPBF 2026 menjadi peluang bagi Universitas Hang Tuah untuk memperluas jejaring kemitraan, memperkenalkan potensi inovasi unggulan, serta memperkuat langkah hilirisasi hasil riset. Melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan investor, UHT terus berkomitmen mengembangkan ekosistem inovasi yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung pemanfaatan potensi maritim Indonesia.
(***)