Surabaya, IBN- 22 Agustus 2026 — Universitas Hang Tuah (UHT) kembali menorehkan prestasi di bidang inovasi dan kekayaan intelektual. Tahun ini, empat paten karya dosen UHT berhasil masuk dalam nominasi Indonesia Patent Awards (IPA) 2026, sebuah ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Indonesia Patent Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap inventor dan institusi yang menghasilkan serta mengembangkan paten yang memiliki potensi pemanfaatan dan memberikan dampak terhadap perekonomian. Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong hasil riset dan inovasi agar tidak berhenti pada tahap perlindungan kekayaan intelektual, tetapi dapat dikembangkan menuju tahap hilirisasi dan komersialisasi.
Empat paten UHT yang berhasil masuk dalam nominasi tersebut berasal dari dua fakultas, yakni Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) serta Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).
Dari Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, terdapat dua paten yang masuk nominasi, yaitu “Sistem Injeksi Terpisah Bahan Bakar Gas pada Motor Bakar” karya Dr. Ir. Frengki Mohamad Felayati, S.T., ASEAN.Eng, serta “Alat Peniris Vertikal Garam Halus Basah Secara Sentrifugal” karya Prof. Dr. Bagiyo Suwasono, S.T., M.T., FRINA., MCE.
Sementara dari Fakultas Kedokteran Gigi, dua paten yang berhasil masuk nominasi adalah “Metode Pembuatan Suspensi Kitosan dari Sintesis Cangkang Penaeus monodon dan Gelatin” karya Dr. Widyasri Prananingrum, drg., M.Kes., Ph.D., MCE, serta “Metode Pembuatan Sediaan Scaffold Kombinasi Hidroksiapatit dan Tricalcium Phosphate (HA/TCP)” karya Prof. Dr. Rima Parwati Sari, drg., MS., PBO.
Masuknya empat paten UHT dalam nominasi Indonesia Patent Awards 2026 menunjukkan keberagaman bidang inovasi iptek kelautan dan kemaritiman yang dikembangkan oleh sivitas akademika UHT, mulai dari teknologi mesin dan energi, teknologi pengolahan hasil kelautan, hingga inovasi di bidang kedokteran gigi dan biomaterial menggunakan biota laut.
Tidak hanya memberikan penghargaan kepada inventor, rangkaian Indonesia Patent Awards juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem pemanfaatan paten melalui Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI). Forum tersebut menyediakan berbagai layanan yang mendukung proses hilirisasi dan komersialisasi paten, antara lain National Patent Marketplace, Business Matching Center, Technology Investment Hub, Patent Valuation Center, Patent Licensing Center, dan Patent Financing Hub.
Bagi Universitas Hang Tuah, pencapaian ini menjadi momentum penting untuk semakin mendorong hasil penelitian dan inovasi dosen agar memiliki nilai manfaat yang lebih luas. Masuknya empat paten dalam nominasi diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi penguatan hilirisasi hasil riset, pengembangan kerja sama dengan dunia usaha dan industri, serta peluang komersialisasi inovasi karya sivitas akademika UHT.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Universitas Hang Tuah dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mendukung kemajuan teknologi dan perekonomian nasional.
Empat paten masuk nominasi, satu semangat: membawa inovasi UHT dari laboratorium menuju manfaat nyata.