IBN.com -Jakarta, – Panglima TNI Jenderal Agus Subianto kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Salah satu keputusan penting dalam rotasi tersebut adalah penunjukan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Lucky menggantikan Letjen TNI Bambang Trisnohadi yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.
Dengan amanah baru ini, Lucky otomatis menyandang pangkat letnan jenderal (bintang tiga) di tubuh TNI.
Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis mengingat wilayah kerja Kogabwilhan III mencakup kawasan yang sangat vital bagi pertahanan Indonesia, yakni Maluku dan Papua, baik di darat, laut maupun udara.
“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Prinsip itu selalu menjadi dasar dalam setiap operasi yang kami jalankan,” ujar Lucky Avianto dalam berbagai kesempatan saat bertugas di Papua.
Papua bukan wilayah baru bagi Lucky Avianto. Lulusan terbaik Akademi Militer 1996 dengan predikat Adhi Makayasa ini telah lama terlibat dalam berbagai operasi dan tugas strategis di kawasan timur Indonesia.
Sebelum dipromosikan menjadi Pangkogabwilhan III, Lucky menjabat sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora, setelah sebelumnya dipercaya sebagai Pangkoops Habema.
Perwira yang dikenal sebagai “jenderal tempur” ini kerap memimpin langsung operasi di medan berat Papua. Ia dikenal tidak segan turun ke lapangan bersama pasukannya untuk memastikan stabilitas keamanan sekaligus melindungi masyarakat sipil.
Meski dikenal tegas terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Lucky tidak hanya mengedepankan pendekatan militer.
Ia juga menerapkan strategi humanis dan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, Lucky terlihat aktif berinteraksi dengan masyarakat Papua, membantu pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, hingga pertanian lokal.
Pendekatan tersebut dinilai berhasil meraih simpati masyarakat serta mematahkan propaganda kelompok separatis.
“TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk masa depan Papua yang lebih sejahtera,” kata Lucky.
Lucky Avianto merupakan alumni pertama SMA Taruna Nusantara (1993) sebelum melanjutkan pendidikan ke Akmil dan lulus sebagai peraih Adhi Makayasa.
Ia juga mencatatkan berbagai prestasi akademik, di antaranya Lulusan Terbaik Seskoad 2011, Lulusan Terbaik Sesko TNI 2019 dan Peserta Terbaik Akademik PPSA XXIV Lemhannas 2023.
Selain pendidikan, karier operasional Lucky juga sangat kuat. Perwira Kopassus ini pernah terlibat dalam Operasi Maluku, Operasi Aceh, serta misi internasional sebagai Military Observer di Kongo dan Komandan Batalyon Mekanis TNI di Lebanon.
Dengan rekam jejak tersebut, Lucky kini dipercaya memimpin wilayah pertahanan strategis Indonesia bagian timur. (Ykb)